Melihat KUNING TELUR, Di Gunung Sikunir

Melihat KUNING TELUR, Di Gunung Sikunir menatap pancaran sinar matahari, di sudut Sindoro dan Sumbing. Rasa lelah itu benar benar terobati, nafas engos engosan dan kaku disekujur tubuh karena hawa dingin. Yah, bukit Sikunir menjadi dambaan setiap pasang mata, terpikau oleh golden sunrisnya.

Melihat KUNING TELUR, Di Gunung Sikunir diwaktu fajar, gumpalan awan menjadi teman setia. Secangkir kopi panas dan sebatang rokok. Oh betapa indah, ini adalah suasana yang tak boleh dilewatkan begitu saja. Perlahan sinar keemasan mulai menampakkan, bak pancaran dari surga. Keindahan itu cepat berlalu, dan menjadi kenangan langka bersama seorang sahabat. Dibawah kaki Gunung Itu terdapat sebuah desa yang mungil, konon menjadi desa tertinggi di pulau jawa, ia adalah Desa Sembungan. Sebuah desa mungil yang terletak di kecamatan Kejajar, Wonosobo.

Melihat KUNING TELUR, Di Gunung Sikunir menjadi catatan sang penggembara, mencari keindahan disetiap sudut bumi pertiwi.

Satu pemikiran pada “Melihat KUNING TELUR, Di Gunung Sikunir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s